Juni 2008


Postinganku mengalami gangguan, sehingga beberapa kalimat jadi hilang. Awalnya banyak link yang masuk, tapi karena ada kesalahan tekhnis beberapa link jadi hilang. Berikut postingannya yang sebenarnya, dengan demikian kesalahan telah diralat (kayak koran aja..) heheheheeee.

Semalam ketika sepi menyapa dan Ketika bintang mencoba menghiasi malam, aku hanyut dalam sebuah perasaan. Jiwaku mengelana melayang tinggi ke langit jiwa. Sebuah perjalanan menembus awan, bagaikan pengembaraan menuju puncak idealisme hanya tuk sekedar mencari teman berbagi rasa.

Malam yang begitu dingin saat tetes air hujan membasahiku, biarlah kunikmati saja karena hujan senantiasa mengajarkanku tentang arti cinta dan kehidupan, tapi aku tak boleh terlalu lama bermain dengan hujan sebab tak elok untuk kesehatanku, maka terpaksa sejenak kucari saung tuk berteduh agar jiwa tidak terlalu menggigil kedinginan. Perjalanan panjang merealisasikan impian, membuat ku letih dan lelah, tapi meski lelah, harus tetap melangkah, walau hanya selangkah. Malam kian menyatu dan seakan senyawa dengan diriku, atau hanya pikiranku saja karena aku sedang berada dalam my virtual word.

<p style=”text = ini adalah potongan postingan yang mengalami gangguan, sengaja tidak kuhapus.

Malam kemudian berlalu, ketika mentari cinta muncul dicelah-celah bukit… menyadarkan aku untuk segera turun dari melayang dan menyelusuri sungai menuju keperkampungan Rangpasisia. Kehidupan alam yang asri, indah dan mempersona. Negeri yang asing bagiku, tapi aku Keep Smile with every one and every where dan tentunya dengan menunjukkan senyum yang indah sepanjang hari lebih-lebih kepada sinona yang cantik alami, kucoba rayu dengan tembang dankdud h.rhoma tanpa peduli dengan celoteh orang pinggiran, tetap kulantunkan dengan semangat 45, seperti semangat yang dimiliki oleh pasukan garuda Indonesia. Tapi aku keliru, itu bukan seorang nona. Dia hanya Seorang wanita biasa, dengan anak, suami, teman dan keluarga yang luar biasa.

Saatnya kukembali ke hari- hariku dan segera membuat laporan kepada raga yang kutinggalkan di ruangasmara, kan kutulis apa saja yang ku mau karena aku sudah terbiasa menulis tanpa berguru , tapi tetap dalam bentuk laporan dan bukan sekedar orehan waktu luang. Pengembaraan jiwaku semalam, apakah punya makna…? atau hanya sekedar mengumpulkan jejak untuk kembali meninggalkannya…?

entahlah.., coba nanti kutanyakan kepada sahabatku wizurai
secara ceplas-ceplos tentang makna yang terkandung didalamnya. Mungkin juga kepada Carra kalau dia datang nanti, tapi ku yakin ia kan menjawab that you don’t know what you’ve got ’til its gone, tapi benarkah…? entahlah, begitupun aku kan tetap Can smile without u tapi aku percaya ini tak pernah usai dan perasaan ini akan terus kuhadapi. just about what I feel hanya merupakan Just another story of my life bukan tentang semua hidupku Karenanya never mind..it’s just me.

(buat sahabat-sahabatku yang tertaut didalam postingan kali ini, terima kasih telah menjadi sumber inspirasiku. Bagi sahabat-sahabat ku yang lain yang tidak tersebut, akan kuselami lebih jauh dan kujadikan sebagai sumber inspirasiku berikutnya. thankz.)

Semalam ketika sepi menyapa dan Ketika bintang mencoba menghiasi malam, aku hanyut dalam sebuah perasaan. Jiwaku mengelana melayang tinggi ke langit jiwa. Sebuah perjalanan menembus awan, bagaikan pengembaraan menuju puncak idealisme hanya tuk sekedar mencari teman berbagi rasa.

Malam yang begitu dingin saat tetes air hujan membasahiku, biarlah kunikmati saja karena hujan senantiasa mengajarkanku tentang arti cinta dan kehidupan, tapi aku tak boleh terlalu lama bermain dengan hujan sebab tak elok untuk kesehatanku, maka terpaksa sejenak kucari saung tuk berteduh agar jiwa tidak terlalu menggigil kedinginan. Perjalanan panjang merealisasikan impian, membuat ku letih dan lelah, tapi meski lelah, harus tetap melangkah, walau hanya selangkah. Malam kian menyatu dan seakan senyawa dengan diriku, atau hanya pikiranku saja karena aku sedang berada dalam my virtual word.

<p style=”text

POSTINGAN INI MENGALAMI KERUSAKAN SCRIF, DISARANKAN UNTUK MEMBACA PERBAIKANNYA. TERIMA KASIH.

Ya Allah ya Tuhan kami,
curahkanlah rahmat-MU kepada kami berkat al-Qur’an ini,
dan jadikanlah ia bagi kami panutan penuntun utama,
cahaya penerang gulita,
petunjuk menuju ceria dan rakmat dalam segala.

Ya Ilahi ya Tuhan kami,
ingatkan kami yang terlupa dan tersilap dari ayat-ayatnya
dan ajarilah kami daripadanya yang tak kami tahu.
berilah kami karunia untuk membacanya
ditengah kelam kelegaman malam
dan dipenghujung siang benderang..
jadikanlah al-Qur’an ini bagi kami sebagai pembela..
wahai Tuhan ilaahal Alamin,
perkenankanlah pinta dan doa kami.

seorang teman menerima sebuah email dan kemudian meneruskannya padaku. awalnya aku terkejut juga menerimanya. telah lama email itu aku terima tapi sampai kini aku tidak mengerti mengapa dia mengirim email tersebut padaku. berulang kali aku mempertanyakan hal itu, tapi tak pernah ia jawab.

email tersebut berupa cerita yang mengandung makna yang sangat dalam sebuah hakikat menemukan arti cinta yang sesungguhnya.
berikut adalah email yang dikirim padaku:

INILAH CINTA ITU
selama ini kan kita sering bertanya-tanya apasih cinta ? nah coba baca tulisan ini ya… semoga bisa jadi bahan renungan kita…hehehehhee.. (lebih…)

(sesuatu dari jiwa yang lain)


layaknya gelapnya malam yang indah
karena bintang..,
layaknya sipenyair yang indah
karena puisi…,
tapi bagiku kau adalah bintang selayak puisi,
bagiku kau harum selayak bunga
dan aku pemujamu

(saat jiwa bebas bicara)

Kiruhnya persoalan Ahmadyah mungkin dianggap sudah selesai oleh sebagian masyarakat. Tetapi sebenarnya persoalan tersebut belumlah selesai atau bahkan masih jauh dari penyelesaian.

Bagi Pemerintah dengan menerbitkan SKB 3 Menteri, seakan telah memenuhi tuntutan masyarakat yang menginginkan Ahmadyah itu bubar. (lebih…)

(dari satu jiwa ke jiwa yang lain)


mengenalimu satu keinginan,
menyayangimu satu kebahagiaan,
menyintaimu satu keindahan,
hidup bersamamu satu impian,
melupakanmu tak mungkin bisa kulakukan

Laman Berikutnya »