Mei 2008


tak kuhitung seberapa banyak cinta kasih ini
tak kuukur seberapa jarak antara kau dan aku
kupercaya cinta kasih itu banyak meski tak tahu jumlahnya
kupercaya jarak itu dekat meski ku tak dapat menyentuhnya
aku percaya…, karena kau ingin aku mempercayainya
aku ingin kau percaya bahwa aku mempercayaimu…

berikan aku obor
karena mentari tak lagi kurasa mampu terangi jalanku
berulangkali langkah tersandung
pada keraguan yang slalu menghadang
sinarilahlah jalan ini
karena ku takut tersesat dijalan terang

ingin kutelusuri kembali jalan yang pernah kita lalui

hanya untuk memungut harapan yang tercecer

yang kini kurasa telah menjauhkan aku dari cinta kita

andai harapan itu tak kutemui kembali

kan kucari jalan yang lain

awalnya kantor kami sedang menghadapi sebuah kasus tentang upah yang berlaku di Aceh. sayangnya kami kekurangan data pendukung yakni surat dari Departemen Tenaga Kerja RI tentang pedoman dan petunjuk pembayaran upah minimum. akhirnya aku mencoba untuk mencari di internet. setelah melakukan browsing cukup lama, namun surat dimaksud tidak juga ditemukan. aku terus berusaha dengan menjelajahi beberapa situs dengan harapan menemukan surat tersebut. namun usahaku tidak berhasil, mungkin surat tersebut tidak dimasukkan dalam internet. pada saat melakukan browsing tersebut aku malah menemukan situs tentang cara membuat blog. awalnya hanya iseng saja aku membaca petunjuk yang ada. tapi lama-kelamaan aku malah jadi tertarik dan akhirnya timbul keinginan untuk mencoba membuat blog. satu dua kali aku gagal, itu disebabkan banyak bahasanya yang tidak kumengerti. penasaran karena kadung tertarik, aku mencoba mencari petunjuk lain yang tentunya dengan bahasa yang mudah kupahami. ternyata tidak sulit, begitu mengetik tutorial aku langsung menemukan blognya mas afatih dan blognya mas oka dari panduan yang diberikan kedua blogger tersebut akhirnya aku bisa juga membuat sebuah blog walaupun dengan tampilan yang sangat sederhana. (lebih…)

tahukah anda bahwa kekuatan yang kita miliki bukanlah dengan seberapa besar dan beratnya beban yang mampu kita angkat. kekuatan diri kita justru terletak didalam jiwa kita sendiri yakni sesuatu yang sering kita sebut dengan sifat. paling tidak ada 4 sifat yang mampu menyebabkan orang menjadi “kuat”

  1. Berusaha diam ketika tak perlu berbicara.
  2. Tawadhu.
  3. Zikrullah
  4. Sederhana dan tidak membesar-besarkan masalah.

orang kuatkah anda…? sudahkah anda miliki sifat tersebut…?

(puisi ini telah aku postkan pada domba garut)

dibawah terik engkau berdiri
didingin malam engkau tetap terjaga
diantara dentuman senapan dan ledakan bom engkau merayap
diatas bara api engkau tetap melangkah…

bedil yang engkau usung bukanlah senjata
seragam yang engkau kenakan bukanlah bendera
bedil itu adalah perisai kami
seragammu itu adalah selimut kami…

kepadamu kami titip nasib kami
kepadamu kami titip kehidupan ini
kepadamu kami percayakan perdamaian ini…

sesekali waktu bila berada didekat kami
biarkan kami menyeka keringat yang membasahimu
karena itu adalah air mata kami
karena itu adalah darah kami yang mengalir dari tubuh tegapmu..

sesekali waktu bila engkau lelah
ajari kami untuk tahu itu
karena engkau tak pernah mengatakannya
atau mungkin engkau tak pernah merasakanya…?

salam juang kami ucapkan
pada semangat yag tak pernah berhenti
terima kasih kami ucapkan
atas darma bakthi yang tak pernah terkira

jika nanti engkau kembali
biarlah sejarah mencatatnya
sekalipun engkau tak mengharapkannya

(puisi ini kudedikasikan buat seluruh prajurit pasukan garuda indonesia, tetap jaya dimanapun berada)

terus terang itu sulit…

terus terang itu sempit…

terus terang itu pelit…,

tapi ingat

tanpa terus terang

akan semakin rumit dan kian terjepit

Laman Berikutnya »