<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>puisi cinta - rindu : kumpulan puisi cinta jiwakelana</title>
	<atom:link href="http://jiwakelana.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://jiwakelana.wordpress.com</link>
	<description>Penyelusuran setiap jejak asa yang tersisa</description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 Jul 2009 17:59:03 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='jiwakelana.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/5e1f2e32aeffc1ae6615877f80733567?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>puisi cinta - rindu : kumpulan puisi cinta jiwakelana</title>
		<link>http://jiwakelana.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>AKU DAN SURGA</title>
		<link>http://jiwakelana.wordpress.com/2009/07/03/aku-dan-surga/</link>
		<comments>http://jiwakelana.wordpress.com/2009/07/03/aku-dan-surga/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 02 Jul 2009 17:52:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jiwakelana</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jiwakelana.wordpress.com/?p=321</guid>
		<description><![CDATA[
AKU
TIDAK LEBIH DULU
KE SURGA

Baca Dan Renungkan

Aku      tidak tahu dimana berada. Meski sekian banyak manusia berada      disekelilingku, namun aku tetap merasa sendiri dan ketakutan. Aku masih      bertanya dan terus bertanya, tempat apa ini, dan buat apa semua manusia    [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jiwakelana.wordpress.com&blog=3604500&post=321&subd=jiwakelana&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><blockquote>
<p align="center">AKU</p>
<p align="center">TIDAK LEBIH DULU</p>
<p align="center">KE SURGA</p>
<p align="center">
<p align="center">Baca Dan Renungkan</p>
<ul>
<li>Aku      tidak tahu dimana berada. Meski sekian banyak manusia berada      disekelilingku, namun aku tetap merasa sendiri dan ketakutan. Aku masih      bertanya dan terus bertanya, <span id="more-321"></span>tempat apa ini, dan buat apa semua manusia      dikumpulkan. Mungkinkah…, ah aku tidak mau mengira-ngira.</li>
<blockquote>
<li>Rasa      takutku makin menjadi-jadi, tatkala seseorang yang tidak pernah ku kenal      sebelumnya mendekati dan menjawab pertanyaan hatiku. “ Inilah yang disebut      Padang Mahsyar,” suaranya begitu menggetarkan jiwaku. “ Bagaimana ia bisa      tahu pertanyaanku,” batinku. Aku menggigil, tubuhku terasa lemas, mataku      tegang mencari perlindungan dari seseorang yang kukenal.</li>
</blockquote>
<li>Kusaksikan      langit menghitam, sesaat kemudian bersinar kemilauan. Bersamaan dengan itu      terdengar suara menggema. Aku baru sadar, inilah hari penentuan, hari      dimana semua manusia akan menerima keputusan akan balasan dari amalnya      selama hidup di dunia. Hari ini pula akan ditentukan nasib manusia      selanjutnya, surgakah yang akan di nikmati atau adzab neraka yang siap      menanti.</li>
<blockquote>
<li>Aku      semakin takut. Namun ada debar dalam dalam dadaku mengingat amal-amal      baikku di dunia. Mungkinkah aku tergolong orang-orang yang mendapat      kasih-NYA atau jangan-jangan….</li>
</blockquote>
<li>Aku      dan semua manusia lainnya masih menunggu keputusan dari Yang Menguasai      hari pembalasan. Tak lama kemudian, terdengar lagi suara menggema tadi      yang mengatakan, bahwa sesaat lagi akan dibacakan daftar manusia-manusia      yang akan menemani Rasulullah SAW di surga yang indah. Lagi-lagi dadaku      berdebar, ada keyakinan bahwa namaku termasuk dalam daftar itu, mengingat      banyaknya infaq yang aku sedekahkan. Terlebih lagi, sewaktu di dunia aku      dikenal sebagai juru dakwah. “Kalaulah banyak orang yang ku dakwahi masuk      surga, apalagi aku,” pikirku mantap.</li>
<blockquote>
<li>Akhirnya,      nama-nama itupun mulai disebutkan. Aku masih beranggapan bahwa namaku ada      dalam deretan penghuni surga itu, mengingat ibadah-ibadah dan      perbuatan-perbuatan baikku.</li>
</blockquote>
</ul>
<p>Dalam daftar itu, nama Rasulullah Muhammad SAW sudah pasti tercantum pada urutan teratas, sesuai janji Allah melalui Jibril, bahwa tidak ada satupun jiwa yang masuk ke dalam surga, sebelum Muhammad masuk. Setelah itu tersebutlah para <em>Assabiquunal Awwalun.</em></p>
<p>Kulihat Fatimah Az Zahra dengan senyum manisnya melangkah bahagia sebagai wanita pertama yang ke surga, diikuti para istri-istri dan keluarga rasul lainnya.</p>
<ul>
<li>Para nabi dan rasul Allah lainnya pun masuk dalan daftar      tersebut. Yasir dan Sumayyah berjalan tenang dengan predikat syahid dan      syahidah pertama dalam Islam. Juga para sahabat lainnya, satu persatu para      pengikut terdahulu Rasul itu dengan bangga melangkah ke tempat dimana      Allah akan membuka tabirnya. Yang aku tahu, salah satu kenikmatan yang      akan diterima para penghuni surga adalah melihar wajah Allah. Kusaksikan      para sahabat Muhajirin dan Anshor yang tengah bersyukur mendapatkan nikmat      tiada terhingga sebagai balasan kesetiaan berjuang bersama Muhammad      menegakkan risalah. Setelah itu tersebutlah para mukminin terdahulu dan      para syuhada dalam berbagai perjuangan pembelaan agama Allah.</li>
<li>Sementara      itu, dadaku berdegub keras menunggu giliran. Aku terperanjat begitu      melihat rombongan anak-anak yatim dengan riang berlari untuk segera      menikmati kesegaran telaga kautsar. Beberapa dari mereka tersenyum sambil      melambaikan tangannya kepadaku.</li>
<li>Sepertinya aku kenal mereka. Ya Allah, mereka anak-anak yatim sebelah rumahku yang tidak pernah kuperhatikan. Anak-anak yang selalu menangis kelaparan di malam hari sementara sering ku buang sebagian makanan yang tak habis ku makan.</li>
<li> “Subhanallah,      itu si Parmin tukang mie dekat kantorku,” aku terperangah melihatnya      melenggang ke surga. Parmin, pemuda yang tidak pernah lulus SD itu pernah      bercerita, bahwa sebagian besar hasil dagangannya ia kirimkan untuk ibu      dan biaya sekolah empat orang adiknya. Parmin yang rajin sholat itu, rela      berpuasa berhari-hari asal ibu dan adik-adiknya di kampung tidak      kelaparan. Tiba-tiba orang yang sejak tadi disampingku berkata lagi,”      Parmin yang tukang mie itu lebih baik dimata Allah. Ia bekerja untuk      kebahagiaan orang lain.” Sementara aku, semua hasil keringatku semata      untuk keperluanku.</li>
</ul>
<ul>
<li>Lalu      berturut-turut lewat didepan mataku, mbok Darmi penjual pecel yang      kehadirannya selalu kutolak, pengemis tua yang setiap hari lewat depan      rumahku dan selalu mendapatkan kata “maaf” dari bibirku dibalik pagar      tinggi rumahku. Orang disampingku berbicara lagi seolah menjawab setiap      pertanyaanku meski tidak ku lontarkan,” Mereka ikhlas, tidak sakit hati      serta tidak memendam kebencian meski kau tolak”.</li>
<li>Masya      Allah, murid-murid pengajian yang aku bina, mereka mendahului aku ke      surga. Setelah itu, berbondong-bondong jamaah masjid-masjid tempat aku      biasa berceramah. “Mereka belajar kepadamu, lalu mereka mengamalkannya.      Sedangkan kau, terlalu banyak berbicara dan sedikit mendengarkan. Padahal,      lebih banyak yang bisa dipelajari dengan mendengar daripada berbicara,”      jelasnya lagi.</li>
<li>Aku      semakin penasaran dan terus menunggu giliranku dipanggil. Seiring dengan      itu antrian manusia dengan wajah ceria, makin panjang. Tapi sejauh ini,      belum juga namaku terpanggil. Aku mulai kesal, aku ingin segera bertemu      Allah dan berkata, “Ya Allah, di dunia aku banyak melakukan ibadah, aku      bershodaqah, banyak membantu orang lain, banyak berdakwah, izinkan aku ke      surga-MU”.</li>
<li>Orang      dengan wajah bersinar disampingku itu hendak berbicara lagi, aku ingin menolaknya.      Tetapi, tanganku tak kuasa menahannya untuk berbicara,” Ibadahmu bukan      untuk Allah, tapi semata untuk kepentinganmu mendapatkan surga Allah,      shodaqahmu sebatas untuk memperjelas status sosial, dibalik bantuanmu      tersimpan keinginan mendapatkan penghargaan, dan dakwah yang kau lakukan      hanya berbekas untuk orang lain, tidak untukmu,” bergetar tubuhku      mendengarnya.</li>
<li>Anak-anak      yatim, Parmin, Mbok Darmi, Penggemis Tua, murid-murid pengajian, jamaah      masjid dan banyak lagi orang-orang yang sering ku anggap tidak lebih baik      dariku, mereka lebih dulu ke surga Allah. Padahal, aku sering beranggapan,      surga adalah balasan yang pantas untukku atas dakwah yang kulakukan, infaq      yang kuberikan, ilmu yang ku ajarkan dan perbuatan baik lainnya. Ternyata,      aku tidak lebih tunduk daripada mereka, tidak lebih ikhlas dalam beramal      daripada mereka, tidak lebih bersih hati daripada mereka, sehingga ku      tidak lebih dulu ke surga dari mereka.</li>
</ul>
<p align="center">
<p align="center">TERMASUK MANAKAH ANDA…?</p>
<ul>
<li>Jam      dinding berdentang tiga kali. Aku tersentak bangun dan..,      astaghfirullah..ternyata Allah telah menasehatiku lewat mimpi malam ini.</li>
<blockquote><p><img src="http://static.howstuffworks.com/gif/how-to-draw-cartoons-102.jpg" alt="" width="132" height="183" /><br />
gambar diambil dari <a href="http://images.google.co.id/imgres?imgurl=http://static.howstuffworks.com/gif/how-to-draw-cartoons-102.jpg&amp;imgrefurl=http://home.howstuffworks.com/how-to-draw-a-napping-old-man-cartoon.htm&amp;usg=__N-QgvMpDj46iiZfaNkTo6j72_4I=&amp;h=562&amp;w=400&amp;sz=100&amp;hl=id&amp;start=9&amp;um=1&amp;tbnid=hrKM81atjUHQrM:&amp;tbnh=133&amp;tbnw=95&amp;prev=/images%3Fq%3Dcartoon%2Bsleep%26hl%3Did%26client%3Dfirefox-a%26rls%3Dorg.mozilla:en-US:official%26hs%3Dct5%26sa%3DN%26um%3D1">sini</a></p></blockquote>
</ul>
</blockquote>
Posted in artikel  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jiwakelana.wordpress.com/321/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jiwakelana.wordpress.com/321/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jiwakelana.wordpress.com/321/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jiwakelana.wordpress.com/321/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jiwakelana.wordpress.com/321/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jiwakelana.wordpress.com/321/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jiwakelana.wordpress.com/321/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jiwakelana.wordpress.com/321/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jiwakelana.wordpress.com/321/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jiwakelana.wordpress.com/321/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jiwakelana.wordpress.com&blog=3604500&post=321&subd=jiwakelana&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jiwakelana.wordpress.com/2009/07/03/aku-dan-surga/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>31</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1c9680073a59c6bfd32b6dee14fb1de7?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">jiwakelana</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://static.howstuffworks.com/gif/how-to-draw-cartoons-102.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>SEBUAH PENGAKUAN</title>
		<link>http://jiwakelana.wordpress.com/2009/06/22/sebuah-pengakuan/</link>
		<comments>http://jiwakelana.wordpress.com/2009/06/22/sebuah-pengakuan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Jun 2009 14:18:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jiwakelana</dc:creator>
				<category><![CDATA[puisi cinta]]></category>
		<category><![CDATA[DAKWAH]]></category>
		<category><![CDATA[DOSA]]></category>
		<category><![CDATA[Pengakuan]]></category>
		<category><![CDATA[puisi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jiwakelana.wordpress.com/?p=317</guid>
		<description><![CDATA[Akhir-akhir ini aku merasakan sesuatu hal yang tidak biasanya.., bayangan akan ketakutanku pada sebuah kematian walau itu seharusnya tak perlu, karena kematian adalah hal yang pasti kan tiba. Namun aku berusaha jika kematian itu memang harus tiba, paling tidak aku dalam keimanan. Jika dalam postingan puisi-puisiku belakangan ini lebih berkisah pada pertaubatan, itulah sebaik-baiknya umat. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jiwakelana.wordpress.com&blog=3604500&post=317&subd=jiwakelana&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Akhir-akhir ini aku merasakan sesuatu hal yang tidak biasanya.., bayangan akan ketakutanku pada sebuah kematian walau itu seharusnya tak perlu, karena kematian adalah hal yang pasti kan tiba. <span id="more-317"></span>Namun aku berusaha jika kematian itu memang harus tiba, paling tidak aku dalam keimanan. Jika dalam postingan puisi-puisiku belakangan ini lebih berkisah pada pertaubatan, itulah sebaik-baiknya umat. Aku merasa diri ini begitu kotor&#8230;, begitu banyak dosa yang telah tercipta dan perkataan ampun tiada kan bosan-bosannya terpanjatkan kehadirat Illahi.<br />
Aku berharap puisiku bukanlah hal yang sangat membosankan, karena memang begitulah aku saat sekarang ini&#8230;, merasa terpuruk.. dan berusaha menggapai hidayah-NYA kembali.</p>
<p><span style="color:#003300;"><strong>SEBUAH PENGAKUAN</strong></span></p>
<p><span style="color:#008000;">Didalam mesjid diri ini membesarkan nama-Mu<br />
Diluar mesjid diri ini menyepelekan-Mu<br />
Dimesjid seluruh anggota badan ini<br />
diri pergunakan Untuk beribadat kepada-Mu</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Ya Allah………….<br />
Tangan-tangan yang diri ini angkat dalam doa kepada-Mu<br />
Adalah juga tangan-tangan yang bergelimangan dosa<br />
Lidah-lidah yang diri ini getarkan untuk menyebut asma-mu yang suci<br />
Adalah juga lidah-lidah yang berlumuran kata-kata kotor</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Kepala yang diri ini rebahkan dalam sujud<br />
Adalah juga kepala yang diri ini dongakkan dengan sombong<br />
Di atas permukaan bumi-Mu</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Ya Allah…..<br />
Andaikan diri ini tak berharga dihadapan-Mu<br />
Dan ibadatku tidak mendekatkan pada-Mu<br />
Meskipun kelemahanku adalah pengakuan dosa-dosaku<br />
Siapa yang mampu menghapus dosa selain Engkau..</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Ya Allah air mata telah mengalir<br />
Ya Allah jangan Engkau biarkan hidupku meruntuhkan iman<br />
Hingga kematian menjemputku dan selalu dekat dengan-Mu</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Ya Allah….<br />
Suatu saat nanti satu persatu teman, kerabat dan orang terkasih<br />
Telah meninggalkan kami.<br />
Aku masih terpaku disini<br />
Arah pulang mana yang kutempuh, agar tak sia-sia perjalan sehari penuh<br />
Agar tenang jiwaku saat ajal itu tiba, lalu nyenyak tidur dalam<br />
Rengkuhan yang maha segala pemilik asmaul husna</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Rabbi……….<br />
Ketuaan menjalar diam-diam memberi tanda saat kepulangan<br />
Kita pergunakan kaki, tangan, telinga dan lidah kita<br />
Untuk mengecap segala kenikmatan yang terhampar<br />
Dan kelak ketika kaki dan  tangan berkata<br />
Tentang apa yang kita lakukan didunia<br />
Dan kelak ketika mata dan telinga<br />
Berkata tentang apa saja yang kita lakukan didunia<br />
Dan kelak tangan, kaki, telinga, lidah dan seluruh tubuhku<br />
Akan benar-benar menjadi pembelaku dihari perhitungan-Mu</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Rabbi…..<br />
Kubersujud dihadapan-Mu, kumohon ampuni sgala dosaku</span></p>
Posted in puisi cinta  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jiwakelana.wordpress.com/317/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jiwakelana.wordpress.com/317/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jiwakelana.wordpress.com/317/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jiwakelana.wordpress.com/317/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jiwakelana.wordpress.com/317/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jiwakelana.wordpress.com/317/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jiwakelana.wordpress.com/317/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jiwakelana.wordpress.com/317/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jiwakelana.wordpress.com/317/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jiwakelana.wordpress.com/317/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jiwakelana.wordpress.com&blog=3604500&post=317&subd=jiwakelana&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jiwakelana.wordpress.com/2009/06/22/sebuah-pengakuan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>22</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1c9680073a59c6bfd32b6dee14fb1de7?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">jiwakelana</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>AMPUNI AKU</title>
		<link>http://jiwakelana.wordpress.com/2009/06/16/ampuni-aku/</link>
		<comments>http://jiwakelana.wordpress.com/2009/06/16/ampuni-aku/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Jun 2009 17:03:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jiwakelana</dc:creator>
				<category><![CDATA[puisi cinta]]></category>
		<category><![CDATA[DOSA]]></category>
		<category><![CDATA[NAFSU]]></category>
		<category><![CDATA[RAHMAD]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jiwakelana.wordpress.com/?p=277</guid>
		<description><![CDATA[Di dalam kegelapan kumencari cahaya-Mu yang hilang tak tersisa
Semakin ku terlena, semakin ku terbawa arah hina dan ternoda
Kumerindukan sinar suci-Mu yang mulia dan kuharapkan belai kasih-Mu
Agar musnah semua keangkuhan dan segera kulepaskan dari sifatku
Ya…Allah
Tunjukkanlah jalan bagiku
Ya…Allah
Berikan kami cahaya-Mu
Agar kami tak terjatuh dalam lembah azab-Mu
Allah….. dengarkanlah bisik suara hatiku
Hapuskan noda dan dosa di kalbu, agar aku [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jiwakelana.wordpress.com&blog=3604500&post=277&subd=jiwakelana&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><span style="color:#008000;">Di dalam kegelapan kumencari cahaya-Mu yang hilang tak tersisa<br />
Semakin ku terlena, semakin ku terbawa arah hina dan ternoda<span id="more-277"></span><br />
Kumerindukan sinar suci-Mu yang mulia dan kuharapkan belai kasih-Mu<br />
Agar musnah semua keangkuhan dan segera kulepaskan dari sifatku</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Ya…Allah<br />
Tunjukkanlah jalan bagiku<br />
Ya…Allah<br />
Berikan kami cahaya-Mu<br />
Agar kami tak terjatuh dalam lembah azab-Mu<br />
Allah….. dengarkanlah bisik suara hatiku<br />
Hapuskan noda dan dosa di kalbu, agar aku dapat menggapai cinta-Mu</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Sembah sujud pada-Mu ya Allah, kami pasrahkan diri<br />
Lepaskan dari nafsu dunia yang melenakan, yang menyesatkan<br />
Nafsu ibarat fatamorgana di padang pasir<br />
Panas yang terik kami sangka air<br />
Dan nafsu bagai bayang-bayang, dilihat ada ditangkap hilang</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Sembah sujud pada-Mu ya Allah<br />
Tak ingin kuulangi kembali, setiap dosa yang mengiris hati<br />
Ya Allah dosa-dosaku menggunung tinggi<br />
Dosa-dosaku bagai pasir dipantai<br />
Dengan rahmat-Mu ya Allah, ampunkanlah aku<br />
Selautan syukurku hanya setetes nikmat-Mu di bumi</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Ya…Allah<br />
Walaupun tobat sering ku pungkiri<br />
Namun ampunan-Mu tak pernah bertepi<br />
Allah….<br />
Kami mohon ampun dan maaf<br />
Karena itulah sifat sebaik-baik umat</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Ya…Allah<br />
Tunjukkanlah jalan bagiku</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Ya…Allah<br />
Berikan kami cahaya-Mu<br />
Agar kami tak terjatuh dalam lembah azab-Mu</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Allah….. dengarkanlah bisik suara hatiku<br />
Hapuskan noda dan dosa di kalbu, agar aku dapat menggapai cinta-Mu<br />
Sembah sujud pada-Mu ya Allah, kami pasrahkan diri<br />
Lepaskan dari nafsu dunia yang melenakan, yang menyesatkan<br />
Nafsu ibarat fatamorgana di padang pasir<br />
Panas yang terik kami sangka air<br />
Dan nafsu bagai bayang-bayang, dilihat ada ditangkap hilang</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Sembah sujud pada-Mu ya Allah<br />
Tak ingin kuulangi kembali, setiap dosa yang mengiris hati</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Ya Allah dosa-dosaku menggunung tinggi<br />
Dosa-dosaku bagai pasir dipantai<br />
Dengan rahmat-Mu ya Allah, ampunkanlah aku<br />
Selautan syukurku hanya setetes nikmat-Mu di bumi</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Ya…Allah<br />
Walaupun tobat sering ku pungkiri<br />
Namun ampunan-Mu tak pernah bertepi</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Allah….<br />
Kami mohon ampun dan maaf<br />
Karena itulah sifat sebaik-baik umat</span></p>
Posted in puisi cinta  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jiwakelana.wordpress.com/277/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jiwakelana.wordpress.com/277/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jiwakelana.wordpress.com/277/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jiwakelana.wordpress.com/277/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jiwakelana.wordpress.com/277/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jiwakelana.wordpress.com/277/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jiwakelana.wordpress.com/277/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jiwakelana.wordpress.com/277/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jiwakelana.wordpress.com/277/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jiwakelana.wordpress.com/277/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jiwakelana.wordpress.com&blog=3604500&post=277&subd=jiwakelana&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jiwakelana.wordpress.com/2009/06/16/ampuni-aku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>22</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1c9680073a59c6bfd32b6dee14fb1de7?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">jiwakelana</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PRITA TERPERANGKAP HUKUM YANG MELEBAR</title>
		<link>http://jiwakelana.wordpress.com/2009/06/12/prita-terperangkap-hukum-yang-melebar/</link>
		<comments>http://jiwakelana.wordpress.com/2009/06/12/prita-terperangkap-hukum-yang-melebar/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 12 Jun 2009 10:44:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jiwakelana</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[email]]></category>
		<category><![CDATA[prita]]></category>
		<category><![CDATA[PRITA MULYASARI]]></category>
		<category><![CDATA[RS OMNI]]></category>
		<category><![CDATA[transaksi elektronik]]></category>
		<category><![CDATA[uu no.11 tahun 2008]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jiwakelana.wordpress.com/?p=307</guid>
		<description><![CDATA[“Semakin banyak peraturan, maka semakin banyak pelanggaran”
( postingan ini untuk menjawab beberapa pertanyaan dari rekan-rekan yang dikirim lewat email, sebelum membacanya saya sampaikan bahwa apa yang tertulis dalam postingan kali ini hanyalah sekedar pemikiran dari sosok jiwakelana yang masih memiliki kedangkalan ilmu pengetahuan tentang hukum, saran dan kritiknya sangat saya hargai untuk menambah wawasan saya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jiwakelana.wordpress.com&blog=3604500&post=307&subd=jiwakelana&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:center;"><strong><em>“Semakin banyak peraturan, maka semakin banyak pelanggaran”</em></strong></p>
<p style="text-align:justify;">( postingan ini untuk menjawab beberapa pertanyaan dari rekan-rekan yang dikirim lewat email, sebelum membacanya saya sampaikan bahwa apa yang tertulis dalam postingan kali ini hanyalah sekedar pemikiran dari sosok jiwakelana yang masih memiliki kedangkalan ilmu pengetahuan tentang hukum, saran dan kritiknya sangat saya hargai untuk menambah wawasan saya mengenai hukum negara Republik Indonesia ini.)</p>
<p style="text-align:justify;">Prita Mulyasari yang dituntut telah melakukan pencemaran nama baik oleh RS Omni Internasional, merupakan korban dari sistem hukum Indonesia yang melebar. Penggunaan pasal 27 ayat 3     UU No.11 tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, cukup menjebak banyak pihak dalam melakukan proses maupun akses internet.<span id="more-307"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Jika UU No.11 tahun 2008 Tentang ITE tersebut dipaksakan diberlakukan tanpa ada penawaran, maka dalam kasus Prita bukan saja Prita yang dapat dituntut, tapi dimana dan darimana Prita memperoleh layanan tersebut juga dapat dikategorikan terlibat. Yahoo misalnya, dapat di tuntut karena memberi fasilitas akun email, penjual dan produsen comfuter karena telah menjual peralatan comfuter yang dipergunakan Prita untuk koneksi internet. Disamping itu bukankah satelit PALAPA dapat juga dituntut..? siapa yang mempunyai satelit tersebut…?</p>
<p style="text-align:justify;">Hukum Indonesia memang cukup melebar, satu kasus dapat dikenai pasal berlapis dari berbagai UU dan Peraturan yang ada, dan satu pasal dapat menjaring berbagai perbuatan lainnya. Selain UU ITE Prita masih bisa dikenai KUHP perbuatan yang mendatangkan perasaan tidak senang. Tapi masih beruntung Indonesia belum berpikir untuk membuat UU tentang Etika dan Moralitas.</p>
<p style="text-align:justify;">Pada dasarnya dalam KUHP tidak dikenal adanya delik pencemaran nama baik, yang ada adalah perbuatan yang mendatangkan perasaan tidak senang orang lain. Seluruh hukum yang mengandung unsur pidana bersumber dari KUHP. Pasal 27 ayat 3 yang berbunyi “&#8221;Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik.&#8221; kuranglah tepat menjadi salah satu sanksi yang diberikan karena hal tersebut sangat membatasi hak manusia untuk berekspresi. Setiap orang sudah kehilangan hak untuk mengkritik sesuatu, karena dapat dikategorikan penghinaan oleh pihak yang merasa dikritik.</p>
<p style="text-align:justify;">Istilah pencemaran nama baik adalah hal yang dapat diperdebatkan, definisi dari pencemaran nama baik adalah suatu keterangan yang tidak mengandung kebenaran tentang seseorang atau kelompok dan tidak dapat dipertanggungjawabkan. Bagaimana jika keterangan tersebut benar dan dapat dipertanggungjawabkan..? apakah termasuk sebagai perbuatan pencemaran nama baik…? Lantas jika seseorang yang dituntut selanjutnya mengatakan tidak “sengaja” apakah masih bisa dituntut, karena UU ITE hanya mengamanatkan kepada pihak yang sengaja saja…? Makanya, istilah pencemaran nama baik itu adalah hal yang dapat diperdebatkan, dan tentunya kedudukan hukumnya adalah perdata bukan pidana.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebenarnya telah ada pihak yang mengajukan judicial review terhadap pasal 27 UU ITE, namun MK menolak seluruh dalil yang disampaikan. Dengan adanya kasus Prita ini, keberadaan pasal 27 UU ITE tersebut kiranya dapat dipertimbangkan kembali. Semoga.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>(mengkritik postingan ini dibebaskan dari tuntutan  pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 ayat(3) jo 45 ayat (1) UU No.11 tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.)</strong></p>
Posted in artikel  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jiwakelana.wordpress.com/307/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jiwakelana.wordpress.com/307/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jiwakelana.wordpress.com/307/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jiwakelana.wordpress.com/307/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jiwakelana.wordpress.com/307/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jiwakelana.wordpress.com/307/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jiwakelana.wordpress.com/307/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jiwakelana.wordpress.com/307/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jiwakelana.wordpress.com/307/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jiwakelana.wordpress.com/307/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jiwakelana.wordpress.com&blog=3604500&post=307&subd=jiwakelana&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jiwakelana.wordpress.com/2009/06/12/prita-terperangkap-hukum-yang-melebar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>16</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1c9680073a59c6bfd32b6dee14fb1de7?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">jiwakelana</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>JANGAN TANGISI APA YANG BUKAN MILIKMU</title>
		<link>http://jiwakelana.wordpress.com/2009/06/01/293/</link>
		<comments>http://jiwakelana.wordpress.com/2009/06/01/293/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Jun 2009 04:59:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jiwakelana</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[DAKWAH]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[MAJELIS]]></category>
		<category><![CDATA[RENUNGAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jiwakelana.wordpress.com/2009/06/01/293/</guid>
		<description><![CDATA[Dalam perjalanan hidup ini seringkali kita merasa kecewa. Kecewa sekali. Sesuatu yang luput dari genggaman, keinginan yang tidak tercapai, kenyataan yang tidak sesuai harapan. Akhirnya angan ini lelah berandai-andai ria. Pffhh.sungguh semua itu tlah hadirkan nelangsa yang begitu menggelora dalam jiwa.
Dan sungguh sangat beruntung andai dalam saat-saat terguncangnya jiwa masih ada setitik cahaya dalam kalbu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jiwakelana.wordpress.com&blog=3604500&post=293&subd=jiwakelana&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><span style="color:#003300;">Dalam perjalanan hidup ini seringkali kita merasa kecewa. Kecewa sekali. Sesuatu yang luput dari genggaman, keinginan yang tidak tercapai, kenyataan yang tidak sesuai harapan. Akhirnya angan ini lelah berandai-andai ria. Pffhh.sungguh semua itu tlah hadirkan nelangsa yang begitu menggelora dalam jiwa.</p>
<p>Dan sungguh sangat beruntung andai dalam saat-saat terguncangnya jiwa masih ada setitik cahaya dalam kalbu untuk merenungi kebenaran. Masih ada kekuatan untuk melangkahkan kaki menuju majlis-majlis ilmu, majelis-majelis dzikir yang akan mengantarkan pada ketentraman jiwa.</span></p>
<p><span id="more-293"></span></p>
<p><span style="color:#003300;">Hidup ini ibarat belantara.Tempat kita mengejar berbagai keinginan. Dan memang manusia diciptakan mempunyai kehendak, mempunyai keinginan. Tetapi tidak setiap yang kita inginkan bisa terbukti, tidak setiap yang kita mau bisa tercapai. Dan tidak mudah menyadari bahwa apa yang bukan menjadi hak kita tak perlu kita tangisi. Banyak orang yang tidak sadar bahwa hidup ini tidak punya satu hukum: harus sukses, harus bahagia atau harus-harus yang lain.</span></p>
<p><span style="color:#003300;">Betapa banyak orang yang sukses tetapi lupa bahwa sejatinya itu semua pemberian Allah hingga membuatnya sombong dan bertindak sewenang-wenang. Begitu juga kegagalan sering tidak dihadapi dengan benar. Padahal dimensi tauhid dari kegagalan adalah tidak tercapainya apa yang memang bukan hak kita. Padahal hakekat kegagalan adalah tidak terengkuhnya apa yang memang bukan hak kita.</span></p>
<p><span style="color:#003300;">Apa yang memang menjadi jatah kita di dunia, entah itu Rizki, jabatan, kedudukan pasti akan Allah sampaikan.Tetapi apa yang memang bukan milik kita, ia tidak akan kita bisa miliki, meski ia nyaris menghampiri kita, meski kita mati-matian mengusahakannya.</span></p>
<p><span style="color:#003300;">&#8220;Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab(Lauh Mahfuzh) sebelum Kami menciptakanya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah. (Kami jelaskan yang demikian itu)supaya kamu jangan berdukacita terhadap apa yang luput dari kamu dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikaNya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri.&#8221; (QS Al-Hadid ;22-23)</span></p>
<p><span style="color:#003300;">Demikian juga bagi yang sedang galau terhadap jodoh.Kadang kita tak sadar mendikte Allah tentang jodoh kita,bukanya meminta yang terbaik dalam istikharah kita tetapi benar-benar mendikte Allah: Pokoknya harus dia Ya Allah. harus dia, karena aku sangat mencintainya. Seakan kita jadi yang menentukan segalanya, kita meminta dengan pakasa.Dan akhirnya kalaupun Allah memberikanya maka tak selalu itu yang terbaik. Bisa jadi Allah tak mengulurkanya tidak dengan kelembutan, tapi melemparkanya dengan marah karena niat kita yang terkotori.</span></p>
<p><span style="color:#003300;">Maka wahai jiwa yang sedang gundah, dengarkan ini dari Allah :</span></p>
<p><span style="color:#003300;">&#8220;.. Boleh jadi kalian membenci sesuatu,padahal ia amat baik bagi kalian. Dan boleh jadi kalian mencintai sesuatu, padahal ia amat buruk bagi kalian.Allah Maha mengetahui kalian tidak mengetahui.&#8221; (QS. Al-Baqarah 216)</span></p>
<p><span style="color:#003300;">Maka setelah ini wahai jiwa, jangan kau hanyut dalam nestapa jiwa berkepanjangan terhadap apa-apa yang luput darimu. Setelah ini harus benar-benar dipikirkan bahwa apa-apa yang kita rasa perlu didunia ini harus benar-benar perlu bila ada relevansinya dengan harapan kita akan bahagia di akhirat. Karena seorang mukmin tidak hidup untuk dunia tetapi menjadikan dunia untuk mencari hidup yang sesungguhnya: hidup di akhirat kelak!</span></p>
<p><span style="color:#003300;">Maka sudahlah, jangan kau tangisi apa yang bukan milikmu!</span></p>
<p><span style="color:#003300;">( from email sahabat)</span></p>
Posted in artikel  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jiwakelana.wordpress.com/293/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jiwakelana.wordpress.com/293/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jiwakelana.wordpress.com/293/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jiwakelana.wordpress.com/293/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jiwakelana.wordpress.com/293/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jiwakelana.wordpress.com/293/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jiwakelana.wordpress.com/293/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jiwakelana.wordpress.com/293/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jiwakelana.wordpress.com/293/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jiwakelana.wordpress.com/293/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jiwakelana.wordpress.com&blog=3604500&post=293&subd=jiwakelana&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jiwakelana.wordpress.com/2009/06/01/293/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>48</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1c9680073a59c6bfd32b6dee14fb1de7?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">jiwakelana</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bercermin Diri</title>
		<link>http://jiwakelana.wordpress.com/2009/05/18/bercermin-diri/</link>
		<comments>http://jiwakelana.wordpress.com/2009/05/18/bercermin-diri/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 17 May 2009 18:39:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jiwakelana</dc:creator>
				<category><![CDATA[puisi cinta]]></category>
		<category><![CDATA[palsu]]></category>
		<category><![CDATA[puisi]]></category>
		<category><![CDATA[topeng]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jiwakelana.wordpress.com/?p=267</guid>
		<description><![CDATA[Tatkala kudatangi sebuah cermin
Tampak sesosok yang sangat lama kukenal dan sangat sering kulihat
Namun aneh, sesungguhnya aku belum mengenal siapa yang kulihat

Tatkala kutatap wajah, hatiku bertanya, apakah wajah ini yang kelak akan bercahaya dan bersinar indah di syurga sana?
Ataukah wajah ini yang akan hangus legam di neraka jahanam

Tatkala kutatap mata, nanar hatiku bertanya,
Mata inikah yang akan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jiwakelana.wordpress.com&blog=3604500&post=267&subd=jiwakelana&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><span style="color:#008000;">Tatkala kudatangi sebuah cermin<br />
Tampak sesosok yang sangat lama kukenal dan sangat sering kulihat<br />
Namun aneh, sesungguhnya aku belum mengenal siapa yang kulihat<br />
</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Tatkala kutatap wajah, hatiku bertanya, apakah wajah ini yang kelak akan bercahaya dan bersinar indah di syurga sana?<br />
Ataukah wajah ini yang akan hangus legam di neraka jahanam<br />
</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Tatkala kutatap mata, nanar hatiku bertanya,<br />
Mata inikah yang akan menatap penuh kelezatan dan kerinduan…..<br />
Menatap Allah, menatap Rasulullah, menatap kekasih-kekasih Allah kelak?<br />
Ataukah mata ini yang akan terbeliak, melotot, menganga, terburai menatap neraka jahanam…….<br />
Akankah mata penuh maksiat ini akan menyelamatkan?<br />
Wahai mata, apa gerangan yang kau tatap selama ini?<br />
</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Tatkala kutatap mulut, apakah mulut ini yang akan mendesah penuh kerinduan<br />
Mengucap laa ilaaha ilallah saat malaikat maut datang menjemput?<br />
Ataukah menjadi mulut menganga dengan lidah menjulur, dgn lengking jeritan pilu<br />
Apakah gerangan yg engkau ucapkan wahai mulut yg malang?<br />
Berapa banyak dusta yang engkau ucapkan?<br />
Berapa banyak hati-hati yang remuk dgn pisau kata-katamu yg mengiris tajam?<br />
Berapa banyak kata-kata manis semanis madu yg palsu yg engkau ucapkan utk menipu?<br />
</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Tatkala kutatap tubuh<br />
Seperti apa gerangan hatimu<br />
Apakah hatimu sebagus kata-katamu<br />
Atau sekotor daki-daki yang melekat ditubuhmu<br />
Apakah hatimu seindah penampilanmu<br />
Atau sebusuk kotoran-kotoranmu<br />
</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Betapa beda….. betapa beda….. apa yang tampak dicemin dengan apa yg tersembunyi….<br />
Betapa beda&#8230;<br />
Aku telah tertipu oleh topeng, aku tertipu oleh topeng<br />
Betapa yg kulihat selama ini hanyalah topeng, hanyalah topeng belaka<br />
Betapa pujian yg terhambur hanyalah memuji topeng<br />
Sedangkan aku….hanyalah seonggok sampah busuk yg terbungkus<br />
Aku tertipu, aku malu&#8230;,<br />
</span></p>
<p><span style="color:#008000;">Ya Allah….selamatkan aku………..</span></p>
Posted in puisi cinta  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jiwakelana.wordpress.com/267/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jiwakelana.wordpress.com/267/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jiwakelana.wordpress.com/267/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jiwakelana.wordpress.com/267/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jiwakelana.wordpress.com/267/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jiwakelana.wordpress.com/267/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jiwakelana.wordpress.com/267/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jiwakelana.wordpress.com/267/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jiwakelana.wordpress.com/267/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jiwakelana.wordpress.com/267/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jiwakelana.wordpress.com&blog=3604500&post=267&subd=jiwakelana&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jiwakelana.wordpress.com/2009/05/18/bercermin-diri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>31</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1c9680073a59c6bfd32b6dee14fb1de7?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">jiwakelana</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>FENOMENA YANG MERUSAK SYAHADATAIN</title>
		<link>http://jiwakelana.wordpress.com/2009/04/03/fenomena-yang-merusak-syahadatain/</link>
		<comments>http://jiwakelana.wordpress.com/2009/04/03/fenomena-yang-merusak-syahadatain/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Apr 2009 09:52:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jiwakelana</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[amaliah]]></category>
		<category><![CDATA[as sunah]]></category>
		<category><![CDATA[syahadat]]></category>
		<category><![CDATA[syiar islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jiwakelana.wordpress.com/?p=256</guid>
		<description><![CDATA[Syahadat adalah asas yang menjadi dasar pemikiran hidup seorang hamba di sisi Allah SWT. Amaliah seorang hamba hanya akan diterima Allah, manakala berlandaskan keimanan yang benar dan bersih. Karena itu setiap muslim harus memelihara syahadat dan segala konsekwensinya. Bila tidak, maka rusaklah syahadat dan imannya. Dan pada gilirannya akan sia-sia juga segala amal hidupnya. 

Berikut [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jiwakelana.wordpress.com&blog=3604500&post=256&subd=jiwakelana&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;"><span style="color:#008000;"><strong>Syahadat adalah asas yang menjadi dasar pemikiran hidup seorang hamba di sisi Allah SWT. Amaliah seorang hamba hanya akan diterima Allah, manakala berlandaskan keimanan yang benar dan bersih. Karena itu setiap muslim harus memelihara syahadat dan segala konsekwensinya. Bila tidak, maka rusaklah syahadat dan imannya. Dan pada gilirannya akan sia-sia juga segala amal hidupnya.<span id="more-256"></span> </strong></span></p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff00ff;"><strong>Berikut ini adalah beberapa fenomena yang dapat merusak syahadat menurut Al Ustadz Said Hawa :</strong></span></p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#008000;"><strong>1. Bertawakal dan bergantung kepada selain Allah. Menganggap bahwa penyebab suatu keadaan pada diri manusia tidak berkaitan dengan Allah. Manusia merasa bahwa apa yang dihasilkannya adalah karena usahanya semata.<br />
2. Mengingkari nikmat Allah, baik yang kelihatan atau yang tidak kelihatan. Baik yang mudah dipikirkan (nikmat itu), maupun yang memerlukan pengkajian secara mendalam.<br />
3. Bekerja atau berkhidmat dengan tujuan selain Allah.<br />
4. Membuat undang-undang menurut kemauan manusia, bukan menuru kehendak dan ketentuan yang telah digariskan oleh Allah.</strong></span></p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#008000;"><strong><br />
5. Memfokuskan segala ketaatan kepada selain Allah dengan cara yang tidak dikehendakinya.<br />
6. Benci atau menantang sebagian, atau seluruh ajaran Islam.<br />
7. Mencintai kehidupan dunia melebihi kecintaan terhadap akhirat (gila dunia), dan ia telah menjadikan dunia ini sebagai tujuan utamanya, dianggap segala-galanya dalam hidupnya.<br />
8. Menghina salah satu isi dari Al-Qur&#8217;an atau As Sunah, atau orang-orang alim yang menegakkannya, atau memperolok-olokan hukum-hukum Allah, atau syiar-syiar Islam.<br />
9. Menghalalkan apa yang diharamkan Allah atau sebaliknya.<br />
10. Tidak beriman dengan seluruh sumber-sumber hukum dari Al-Qur&#8217;an dan sunnah.</strong></span></p></blockquote>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#008000;"><strong><br />
11. Mengangkat orang-orang kafir dan munafiq sebagai pemimpin serta tidak mencintai orang-orang yang beraqidah Islam dan orang-orang mukmin.<br />
12. Tidak beradab dalam bergaul dengan Rasulullah SAW.<br />
13. Rasa takut dan lemah hati dalam menegakkan Tauhid, dan merasa senang dan terbuka di dalam menegakkan syirik.<br />
14. Menyatakan bahwa Al-Qur&#8217;an terdapat pertentangan antara ayat yang zahir dengan isi yang terkandung di dalamnya.</strong></span></p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#008000;"><strong><br />
15. Tidak mengetahui makrifat Allah dengan pengenalan yang benar dan jelas, dan menafsirkan sifat-sifat Ketuhanan-NYA, atau mengikari nama-namaNYA.<br />
16. Tidak mengetahui atau mengenal Rasulullah dengan benar, dan menafsirkan sifat-sifat terpuji yang diberikan Allah kepadanya, atau menghina sifat-sifat terpuji itu.<br />
17. Mengkafirkan orang yang telah mengucapkan dua kalimat syahadat, sebaliknya tidak mengkafir orang yang telah ingkar terhadap syahadatain.<br />
18. Mengerjakan suatu ibadat bukan karena Allah, seperti menyembelih bukan karena Allah.<br />
19. Terlibat riya (kegiatan hidupnya senantiasa ingin mendapat pujian manusia) </strong></span></p></blockquote>
Posted in artikel  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jiwakelana.wordpress.com/256/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jiwakelana.wordpress.com/256/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jiwakelana.wordpress.com/256/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jiwakelana.wordpress.com/256/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jiwakelana.wordpress.com/256/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jiwakelana.wordpress.com/256/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jiwakelana.wordpress.com/256/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jiwakelana.wordpress.com/256/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jiwakelana.wordpress.com/256/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jiwakelana.wordpress.com/256/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jiwakelana.wordpress.com&blog=3604500&post=256&subd=jiwakelana&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jiwakelana.wordpress.com/2009/04/03/fenomena-yang-merusak-syahadatain/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>30</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1c9680073a59c6bfd32b6dee14fb1de7?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">jiwakelana</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PENGHIANATAN</title>
		<link>http://jiwakelana.wordpress.com/2009/02/17/penghianatan/</link>
		<comments>http://jiwakelana.wordpress.com/2009/02/17/penghianatan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Feb 2009 08:28:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jiwakelana</dc:creator>
				<category><![CDATA[lain-lain]]></category>
		<category><![CDATA[gerakan]]></category>
		<category><![CDATA[integrasi]]></category>
		<category><![CDATA[pemilu]]></category>
		<category><![CDATA[PKI]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[provokasi]]></category>
		<category><![CDATA[reformasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jiwakelana.wordpress.com/?p=217</guid>
		<description><![CDATA[Pada 18 September 1948
terjadi pemberontakan PKI di Madiun dipimpin Muso
Kami yang baru berusia 3 tahun merdeka, disaat konsentrasi menghadapi
penjajah, ditikam dari belakang oleh penghianatan PKI untuk pertama kalinya.
Berkat rakhmat Tuhan Yang Maha Esa, usaha itu gagal.
Tujuh tahun kemudian, disaat kami lengah, PKI keluar sebagai 4 besar dalam Pemilu 1955. PKI mulai menjalankan programnya dengan aksi-aksi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jiwakelana.wordpress.com&blog=3604500&post=217&subd=jiwakelana&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><blockquote><p><span style="color:#008000;"><em><strong>Pada 18 September 1948<br />
terjadi pemberontakan PKI di Madiun dipimpin Muso<br />
Kami yang baru berusia 3 tahun merdeka, disaat konsentrasi menghadapi<br />
penjajah, ditikam dari belakang oleh penghianatan PKI untuk pertama kalinya.<br />
Berkat rakhmat Tuhan Yang Maha Esa, usaha itu gagal.</strong></em></span></p>
<p><span style="color:#ff0000;"><em><strong>Tujuh tahun kemudian, disaat kami lengah, PKI keluar sebagai 4 besar dalam Pemilu 1955. PKI mulai menjalankan programnya dengan aksi-aksi sepihak<br />
untuk mencapai cita-citanya. Pancasila ideologi negara dicoba diganti dengan paham komunis.</strong></em></span></p>
<p><span style="color:#008000;"><em><strong>Pada 30 September 1965, terjadi pemberontakan PKI di Jakarta dipimpin DN.Aidit.<br />
Disaat kami semua sibuk menjaga integritas negara, untuk kedua kalinya PKI melakukan penghianatan. Berkat rakhmat Tuhan Yang Maha Esa, usaha itu gagal.</strong></em></span></p>
<p><em><strong><span style="color:#0000ff;">Tiga puluh empat tahun kemudian, di era reformasi. </span><span style="color:#0000ff;">Bayi PKI tidak lahir dan yang mirip bayinya pun tak meraih suara pada pemilu. Tapi kelakuan politik dan indikasi gerakan politiknya mulai terasa. Aksi sepihak memaksakan kehendak. Isu, fitnah dan provokasi merajalela.</span></strong></em></p>
<p><span style="color:#ff00ff;"><em><strong>Rakyat dimanipulasi, diagitasi dan diprovokasi untuk melaksanakan revolusi. Rakyat dipertentangkan dan diadu domba untuk menciptakan situasi yang mereka sebut kondisi revolusioner. Gerakan politiknya aksi sepihak memaksakan kehendak. Propagandanya menyebar isu, fitnah dan pemutarbalikkan fakta. Ciri khas komunis yang menghalalkan segala cara.</strong></em></span></p>
<p><span style="color:#008000;"><em><strong>Waspada terhadap gerakan politik aksi sepihaknya. Jangan termakan propaganda, isu dan fitnahnya. Waspada terhadap program aksi perjuangan rakyat bersenjata. Jangan sampai terjadi penghianatan ketiga kalinya.<br />
Waspadalah, jangan lengah..!</strong></em></span></p>
<p><span style="color:#000080;"><em><strong>~G A R D A~ Mei 2001</strong></em></span></p></blockquote>
Posted in lain-lain  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jiwakelana.wordpress.com/217/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jiwakelana.wordpress.com/217/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jiwakelana.wordpress.com/217/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jiwakelana.wordpress.com/217/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jiwakelana.wordpress.com/217/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jiwakelana.wordpress.com/217/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jiwakelana.wordpress.com/217/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jiwakelana.wordpress.com/217/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jiwakelana.wordpress.com/217/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jiwakelana.wordpress.com/217/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jiwakelana.wordpress.com&blog=3604500&post=217&subd=jiwakelana&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jiwakelana.wordpress.com/2009/02/17/penghianatan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>52</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1c9680073a59c6bfd32b6dee14fb1de7?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">jiwakelana</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>IMPIAN VALENTINE&#8217;S</title>
		<link>http://jiwakelana.wordpress.com/2009/02/13/impian-valentines/</link>
		<comments>http://jiwakelana.wordpress.com/2009/02/13/impian-valentines/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Feb 2009 10:07:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jiwakelana</dc:creator>
				<category><![CDATA[puisi cinta]]></category>
		<category><![CDATA[BAHAGIA]]></category>
		<category><![CDATA[kasih sayang]]></category>
		<category><![CDATA[valentin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jiwakelana.wordpress.com/?p=222</guid>
		<description><![CDATA[Berlari&#8230;,
mengejar impian
menanti&#8230;,
biarkan aku menunggu hingga valentine&#8217;s tiba..
Tapi ternyata kau hanya bayang-bayang
yang tak mungkin ku miliki..,
dan bahagia bersamamu hanyalah mimpi
yang tak mungkin menjelma dalam hati
hingga di valentine&#8217;s ini
aku masih tetap sendiri..
(berbaringlah dengan damai kasih..)
Posted in puisi cinta       <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jiwakelana.wordpress.com&blog=3604500&post=222&subd=jiwakelana&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><span style="color:#ff00ff;"><em>Berlari&#8230;,<br />
mengejar impian<br />
menanti&#8230;,<br />
biarkan aku menunggu hingga valentine&#8217;s tiba..</em></span></p>
<p><span style="color:#ff00ff;"><em>Tapi ternyata kau hanya bayang-bayang<br />
yang tak mungkin ku miliki..,<br />
dan bahagia bersamamu hanyalah mimpi<br />
yang tak mungkin menjelma dalam hati<br />
hingga di valentine&#8217;s ini<br />
aku masih tetap sendiri..</em></span></p>
<p><span style="color:#000080;">(berbaringlah dengan damai kasih..)</span></p>
Posted in puisi cinta  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jiwakelana.wordpress.com/222/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jiwakelana.wordpress.com/222/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jiwakelana.wordpress.com/222/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jiwakelana.wordpress.com/222/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jiwakelana.wordpress.com/222/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jiwakelana.wordpress.com/222/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jiwakelana.wordpress.com/222/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jiwakelana.wordpress.com/222/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jiwakelana.wordpress.com/222/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jiwakelana.wordpress.com/222/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jiwakelana.wordpress.com&blog=3604500&post=222&subd=jiwakelana&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jiwakelana.wordpress.com/2009/02/13/impian-valentines/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>34</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1c9680073a59c6bfd32b6dee14fb1de7?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">jiwakelana</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>SEBELUM VALENTINE&#8217;S TIBA</title>
		<link>http://jiwakelana.wordpress.com/2009/02/10/sebelum-valentines-tiba/</link>
		<comments>http://jiwakelana.wordpress.com/2009/02/10/sebelum-valentines-tiba/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Feb 2009 11:34:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jiwakelana</dc:creator>
				<category><![CDATA[puisi cinta]]></category>
		<category><![CDATA[mata]]></category>
		<category><![CDATA[mentari]]></category>
		<category><![CDATA[valentine]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jiwakelana.wordpress.com/?p=235</guid>
		<description><![CDATA[Senja itu ketika mentari berarak ke barat
kutemui dirimu diam
terbaring kaku di atas pembaringan
tiada tawa dan senyuman manismu
senja itu empat hari sebelum valentine tiba
langit kelam selayaknya hatiku
tubuh bergetar tak kuasa menahan air mata
saat ku kecup mesra keningmu
dan kau tatap aku dengan pandangan hampa

 gerak bibirmu ingin bicara
namun tak mampu tuk bersuara
hanya tatapan matamu memberi isyarat
seakan-akan hendak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jiwakelana.wordpress.com&blog=3604500&post=235&subd=jiwakelana&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><span style="color:#008000;">Senja itu ketika mentari berarak ke barat<br />
kutemui dirimu diam<br />
terbaring kaku di atas pembaringan<br />
tiada tawa dan senyuman manismu</span><span id="more-235"></span></p>
<p><span style="color:#ff00ff;">senja itu empat hari sebelum valentine tiba<br />
langit kelam selayaknya hatiku<br />
tubuh bergetar tak kuasa menahan air mata<br />
saat ku kecup mesra keningmu<br />
dan kau tatap aku dengan pandangan hampa<br />
</span></p>
<p><span style="color:#ff9900;"> </span><span style="color:#008000;">gerak bibirmu ingin bicara<br />
namun tak mampu tuk bersuara<br />
hanya tatapan matamu memberi isyarat<br />
seakan-akan hendak berkata<br />
&#8220;Aku mau pulang..&#8221;</span></p>
<p><span style="color:#ff00ff;">pelan kemudian kau tutup matamu<br />
ku tunggu dengan penuh harap<br />
namun mata itu tak pernah terbuka kembali<br />
walau untuk sekali lagi</span></p>
<p><span style="color:#008000;">engkau telah pergi&#8230;<br />
sebelum valentine itu tiba<br />
Tuhan telah memanggilmu tuk kembali ke sisiNYA</span></p>
<p><span style="color:#ff00ff;">kini menjelang valentine tiba<br />
ku cari kembali bayanganmu&#8230;kasih&#8230;..!!</span></p>
Posted in puisi cinta  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jiwakelana.wordpress.com/235/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jiwakelana.wordpress.com/235/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jiwakelana.wordpress.com/235/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jiwakelana.wordpress.com/235/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jiwakelana.wordpress.com/235/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jiwakelana.wordpress.com/235/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jiwakelana.wordpress.com/235/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jiwakelana.wordpress.com/235/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jiwakelana.wordpress.com/235/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jiwakelana.wordpress.com/235/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jiwakelana.wordpress.com&blog=3604500&post=235&subd=jiwakelana&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jiwakelana.wordpress.com/2009/02/10/sebelum-valentines-tiba/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>25</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1c9680073a59c6bfd32b6dee14fb1de7?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">jiwakelana</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>